Berapa voltase yang seharusnya dimiliki baterai kapal?

Tegangan baterai kapal bergantung pada jenis baterai dan tujuan penggunaannya. Berikut rinciannya:

Tegangan Baterai Kapal Umum

  1. Baterai 12 Volt:
    • Standar untuk sebagian besar aplikasi kelautan, termasuk menghidupkan mesin dan memberi daya pada aksesori.
    • Ditemukan pada baterai kapal jenis deep-cycle, starter, dan dual-purpose.
    • Beberapa baterai 12V dapat dihubungkan secara seri untuk meningkatkan tegangan (misalnya, dua baterai 12V menghasilkan 24V).
  2. Baterai 6 Volt:
    • Terkadang digunakan berpasangan untuk sistem yang lebih besar (dirangkai secara seri untuk menghasilkan 12V).
    • Umumnya ditemukan pada perangkat motor trolling atau perahu yang lebih besar yang membutuhkan bank baterai berkapasitas tinggi.
  3. Sistem 24 Volt:
    • Dicapai dengan menghubungkan dua baterai 12V secara seri.
    • Digunakan pada motor trolling yang lebih besar atau sistem yang membutuhkan tegangan lebih tinggi untuk efisiensi.
  4. Sistem 36 Volt dan 48 Volt:
    • Umumnya digunakan untuk motor trolling bertenaga tinggi, sistem propulsi listrik, atau perlengkapan kelautan canggih.
    • Dicapai dengan menghubungkan tiga (36V) atau empat (48V) baterai 12V secara seri.

Cara Mengukur Tegangan

  • Terisi penuhBaterai 12Vseharusnya membaca12,6–12,8Vdalam keadaan istirahat.
  • UntukSistem 24V, tegangan gabungan seharusnya terbaca sekitar25,2–25,6V.
  • Jika tegangan turun di bawahKapasitas 50%(12,1V untuk baterai 12V), disarankan untuk mengisi daya ulang untuk menghindari kerusakan.

Tips ProfesionalPilih tegangan berdasarkan kebutuhan daya perahu Anda dan pertimbangkan sistem tegangan lebih tinggi untuk efisiensi yang lebih baik pada pengaturan yang besar atau membutuhkan banyak energi.


Waktu posting: 20 November 2024