Aki dapat kehilangan Cold Cranking Amps (CCA) seiring waktu karena beberapa faktor, yang sebagian besar terkait dengan usia, kondisi penggunaan, dan perawatan. Berikut adalah penyebab utamanya:
1. Sulfasi
-
Apa itu: Penumpukan kristal timbal sulfat pada pelat baterai.
-
MenyebabkanTerjadi ketika baterai dibiarkan dalam keadaan kosong atau kurang terisi daya dalam waktu yang lama.
-
MemengaruhiMengurangi luas permukaan material aktif, sehingga menurunkan CCA.
2. Penuaan dan Keausan Pelat
-
Apa itu: Degradasi alami komponen baterai seiring waktu.
-
MenyebabkanSiklus pengisian dan pengosongan berulang akan menyebabkan pelat aus.
-
Memengaruhi: Lebih sedikit material aktif yang tersedia untuk reaksi kimia, sehingga mengurangi daya keluaran dan CCA.
3. Korosi
-
Apa itu: Oksidasi bagian internal (seperti kisi-kisi dan terminal).
-
Menyebabkan: Paparan kelembapan, panas, atau perawatan yang buruk.
-
MemengaruhiMenghambat aliran arus, mengurangi kemampuan baterai untuk menghasilkan arus tinggi.
4. Stratifikasi atau Kehilangan Elektrolit
-
Apa itu: Konsentrasi asam yang tidak merata dalam baterai atau hilangnya elektrolit.
-
MenyebabkanPenyebabnya antara lain: jarang digunakan, praktik pengisian daya yang buruk, atau penguapan pada baterai basah.
-
Memengaruhi: Menghambat reaksi kimia, terutama dalam cuaca dingin, sehingga mengurangi CCA.
5. Cuaca Dingin
-
Apa fungsinya?Memperlambat reaksi kimia dan meningkatkan daya tahan internal.
-
MemengaruhiBahkan baterai yang sehat pun dapat kehilangan CCA (Carbon Capture Activity) sementara pada suhu rendah.
6. Pengisian daya berlebih atau pengisian daya kurang
-
Penagihan berlebihan: Menyebabkan pengelupasan pelat dan kehilangan air (pada baterai basah).
-
Harga yang terlalu rendah: Mendorong penumpukan sulfasi.
-
MemengaruhiKeduanya merusak komponen internal, menurunkan CCA seiring waktu.
7. Kerusakan Fisik
-
ContohKerusakan akibat getaran atau baterai terjatuh.
-
MemengaruhiDapat menyebabkan komponen internal terlepas atau rusak, sehingga mengurangi output CCA.
Tips Pencegahan:
-
Pastikan baterai selalu terisi penuh.
-
Gunakan alat pemelihara baterai selama penyimpanan.
-
Hindari pembuangan cairan yang dalam.
-
Periksa kadar elektrolit (jika ada).
-
Bersihkan korosi dari terminal.
Apakah Anda ingin tips tentang cara menguji CCA baterai Anda atau mengetahui kapan harus menggantinya?
Waktu posting: 25 Juli 2025
