Berita
-
Apa yang terjadi pada baterai kendaraan listrik ketika baterai tersebut habis?
Ketika baterai kendaraan listrik (EV) "mati" (yaitu, tidak lagi menyimpan cukup daya untuk penggunaan efektif di dalam kendaraan), baterai tersebut biasanya melalui salah satu dari beberapa jalur daripada hanya dibuang. Berikut yang terjadi: 1. Aplikasi Kehidupan Kedua Bahkan ketika baterai tidak lagi...Baca selengkapnya -
Berapa lama masa pakai kendaraan listrik roda dua?
Masa pakai kendaraan listrik roda dua (sepeda listrik, skuter listrik, atau sepeda motor listrik) bergantung pada beberapa faktor, termasuk kualitas baterai, jenis motor, kebiasaan penggunaan, dan perawatan. Berikut rinciannya: Masa Pakai Baterai Baterai adalah faktor paling penting dalam...Baca selengkapnya -
Berapa lama daya tahan baterai kendaraan listrik?
Masa pakai baterai kendaraan listrik (EV) biasanya bergantung pada faktor-faktor seperti kimia baterai, pola penggunaan, kebiasaan pengisian daya, dan iklim. Namun, berikut adalah uraian umumnya: 1. Masa Pakai Rata-rata 8 hingga 15 tahun dalam kondisi mengemudi normal. 100.000 hingga 300,...Baca selengkapnya -
Apakah baterai kendaraan listrik dapat didaur ulang?
Baterai kendaraan listrik (EV) dapat didaur ulang, meskipun prosesnya bisa rumit. Sebagian besar EV menggunakan baterai lithium-ion, yang mengandung bahan berharga dan berpotensi berbahaya seperti lithium, kobalt, nikel, mangan, dan grafit—yang semuanya dapat dipulihkan dan digunakan kembali...Baca selengkapnya -
Bagaimana cara mengisi daya baterai forklift 36 volt yang sudah mati?
Mengisi daya baterai forklift 36 volt yang mati membutuhkan kehati-hatian dan langkah-langkah yang tepat untuk memastikan keamanan dan mencegah kerusakan. Berikut panduan langkah demi langkah tergantung pada jenis baterai (timbal-asam atau litium): Keselamatan Utama Kenakan APD: Sarung tangan, kacamata pelindung, dan celemek. Ventilasi: Isi daya di...Baca selengkapnya -
Berapa lama masa pakai baterai ion natrium?
Baterai ion natrium biasanya bertahan antara 2.000 hingga 4.000 siklus pengisian daya, tergantung pada komposisi kimia, kualitas material, dan cara penggunaannya. Ini berarti masa pakai sekitar 5 hingga 10 tahun dalam penggunaan normal. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Masa Pakai Baterai Ion Natrium...Baca selengkapnya -
Apakah baterai ion natrium adalah masa depan?
Mengapa Baterai Ion Natrium Menjanjikan? Material Melimpah dan Murah Natrium jauh lebih melimpah dan lebih murah daripada litium, terutama menarik di tengah kelangkaan litium dan kenaikan harga. Lebih Baik untuk Penyimpanan Energi Skala Besar Baterai ini ideal untuk aplikasi stasioner...Baca selengkapnya -
Apakah baterai ion natrium memerlukan BMS (Battery Management System)?
Mengapa BMS Diperlukan untuk Baterai Na-ion: Penyeimbangan Sel: Sel Na-ion dapat memiliki sedikit variasi kapasitas atau resistansi internal. BMS memastikan bahwa setiap sel diisi dan dikosongkan secara merata untuk memaksimalkan kinerja dan masa pakai baterai secara keseluruhan. Pengisian berlebih...Baca selengkapnya -
Apakah menyalakan mobil dengan cara di-jump start bisa merusak aki?
Menyalakan mobil dengan bantuan kabel jumper biasanya tidak akan merusak aki, tetapi dalam kondisi tertentu, hal itu dapat menyebabkan kerusakan—baik pada aki yang sedang di-jump start maupun aki yang melakukan jump start. Berikut penjelasannya: Kapan Aman: Jika aki Anda hanya habis (misalnya, karena lupa mematikan lampu...)Baca selengkapnya -
Berapa lama aki mobil akan bertahan tanpa dinyalakan?
Berapa lama aki mobil akan bertahan tanpa menghidupkan mesin bergantung pada beberapa faktor, tetapi berikut beberapa panduan umum: Aki Mobil Khas (Timbal-Asam): 2 hingga 4 minggu: Aki mobil yang sehat di kendaraan modern dengan elektronik (sistem alarm, jam, memori ECU, dll...)Baca selengkapnya -
Bisakah baterai deep cycle digunakan untuk menghidupkan mesin?
Kapan Ini Baik-Baik Saja: Mesin berukuran kecil atau sedang, tidak membutuhkan Arus Start Dingin (CCA) yang sangat tinggi. Baterai siklus dalam memiliki peringkat CCA yang cukup tinggi untuk menangani kebutuhan motor starter. Anda menggunakan baterai dwifungsi—baterai yang dirancang untuk menghidupkan mesin dan...Baca selengkapnya -
Bisakah baterai yang rusak menyebabkan masalah start yang tidak menentu?
1. Penurunan Tegangan Saat Menghidupkan Mesin Meskipun baterai Anda menunjukkan 12,6V saat idle, tegangan dapat turun drastis saat diberi beban (seperti saat menghidupkan mesin). Jika tegangan turun di bawah 9,6V, starter dan ECU mungkin tidak berfungsi dengan andal—menyebabkan mesin berputar lambat atau tidak berputar sama sekali. 2. Sulfat Baterai...Baca selengkapnya